republikberita.com (Kab. Bandung) – Salah satu perusahaan pemasok solar industri di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung, mengalami penurunan permintaan yang cukup signifikan sejak awal tahun lalu. Penurunan tersebut saat ini bahkan mencapai 30 hingga 40 persen setiap bulannya.
Kondisi ini berdampak langsung pada penurunan omzet PT Indah Tiga Saudara, perusahaan yang selama ini memasok kebutuhan solar industri bagi sejumlah perusahaan di wilayah Bandung Raya.
Penurunan permintaan mulai dirasakan sejak awal tahun 2026. Lesunya sektor industri disebut menjadi salah satu faktor utama penyebab turunnya kebutuhan solar. Sejumlah perusahaan mengurangi kapasitas produksi mereka, sehingga konsumsi bahan bakar industri pun ikut menurun. Selain itu, kenaikan harga solar industri yang tidak menentu turut memengaruhi pola pembelian pelanggan.
Sebelum terjadi penurunan, PT Indah Tiga Saudara mampu menjual hingga 300.000 liter solar per bulan. Namun kini, jumlah penjualan merosot tajam menjadi kurang dari 200.000 liter per bulan.
Pengelola PT Indah Tiga Saudara, Ranova Indriyana, mengatakan kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan dan arus distribusi.
“Penurunan ini sudah kami rasakan sejak awal 2026. Biasanya dalam satu bulan kami bisa menyalurkan hingga 300 ribu liter solar industri, tetapi sekarang tidak sampai 200 ribu liter. Beberapa pelanggan tetap masih ada, namun volume pembelian mereka berkurang karena produksi juga diturunkan,” ujar Ranova.
Ia menambahkan, fluktuasi harga solar industri yang cenderung tidak stabil membuat sejumlah perusahaan memilih menekan pembelian.
“Ketika harga naik dan tidak menentu, perusahaan-perusahaan biasanya lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian. Mereka menyesuaikan dengan kebutuhan produksi. Dampaknya tentu langsung terasa pada kami sebagai pemasok,” tambahnya.
Meski demikian, pihak perusahaan tetap berupaya mempertahankan layanan kepada pelanggan dan menjaga stabilitas distribusi.
“Kami berharap kondisi industri di Bandung Raya segera membaik. Jika produksi kembali normal, otomatis kebutuhan solar juga akan meningkat. Kami optimistis permintaan bisa kembali pulih secara bertahap,” pungkasnya.
PT Indah Tiga Saudara berharap adanya perbaikan kondisi ekonomi dan stabilitas harga energi dapat mendorong kembali pertumbuhan sektor industri, sehingga permintaan solar industri dapat kembali meningkat dalam waktu mendatang.















